Presiden China Xi Jinping akhirnya menerima panggilan langsung dari mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang secara aktif menghubunginya untuk membahas isu-isu penting dunia. Percakapan ini menandai momen langka di tengah ketegangan geopolitik antara dua negara adidaya tersebut.

Trump mengawali pembicaraan dengan menekankan pentingnya kerja sama strategis antara Amerika Serikat dan China. Ia secara langsung membahas isu perdagangan global, ketegangan di Asia-Pasifik, hingga posisi China dalam konflik Ukraina. Trump mendorong Xi untuk bersikap lebih terbuka dalam menjalin kerja sama ekonomi dan keamanan.

Xi Jinping menanggapi dengan menegaskan bahwa China siap berdialog, asalkan kedua negara saling menghormati kepentingan nasional masing-masing. Ia menekankan perlunya menjaga stabilitas regional dan global, serta menghindari konfrontasi yang bisa memicu ketegangan baru login medusa88.

Dalam percakapan tersebut, Trump juga menyuarakan keinginannya agar China membuka peluang lebih luas bagi investor dan perusahaan Amerika. Ia menyatakan bahwa hubungan ekonomi yang sehat bisa menjadi pintu masuk bagi pemulihan kepercayaan kedua negara.

Keduanya berbicara selama sekitar 35 menit dalam suasana yang menurut sumber diplomatik terasa hangat namun tetap diplomatis. Trump berusaha menunjukkan pengaruhnya di panggung internasional, sementara Xi menjaga sikap hati-hati namun terbuka terhadap dialog.

Langkah ini memperlihatkan bahwa meskipun sudah tidak menjabat, Trump masih mencoba memainkan peran dalam hubungan global. Banyak pengamat melihat percakapan ini sebagai sinyal awal dari kemungkinan manuver politik Trump menjelang pemilu mendatang, sekaligus upaya memperbaiki komunikasi AS–China yang selama ini memburuk.

By admin